Sakit Jantung atau Indikasi Penyakit Lain?

Mungkin Anda pernah mendengar salah satu gejala awal seseorang dikatakan mengidap penyakit jantung yaitu berkeringat dan juga rasa nyeri di dada, namun taukah Anda apakah kondisi yang Anda alami memang gejala penyakit jantung atau justru identifikasi adanya penyakit lain yang memiliki ciri yang hampir sama? Oleh karena itu Anda perlu memahami lebih jauh tentang kondisi kesehatan jantung Anda sebelum mengambil kesimpulan yang bisa jadi keliru. Disini kami menyajikan informasi yang bisa jadi Anda butuhkan atau belum Anda ketahui.

Berkeringat

Sakit Jantung atau Indikasi Penyakit Lain?Sebenarnya berkeringat adalah hal yang wajar karena ini adalah proses dimana tubuh mengalami suhu panas yang ekstrem sehingga memproduksi lebih banyak cairan guna menstabilkan suhu tubuh agar tetap dalam keadaan normal.

Namun jika Anda mengalami keringat berlebih bisa jadi itu adalah indikasi penyakit lain seperti Malaria, TBC, Hipertiroid atau Diabetes Melitus.

Pada penderita penyakit jantung, keringat berlebih biasanya diiringi dengan perasaan cemas juga rasa mual yang muncul terus-menerus. Sedangkan pada penderita malaria siklus ini diawali dengan menggigil, sakit kepala, mual disertai muntah, lalu keringat berlebih akan keluar ketika suhu tubuh menurun. Mari kita beralih ke ciri selanjutnya!

Lelah dan Rasa Sakit atau Nyeri Di dada!

Sakit Jantung atau Indikasi Penyakit Lain?Pernahkah Anda merasa lelah walau hanya menaiki tangga atau beranjak dari tempat tidur menuju toilet? Wah itu bisa jadi ciri-ciri penyakit jantung jika sering terasa walau mungkin Anda tidak sedang melakukan aktifitas yang berat. Ciri lainnya adalah rasa sakit atau nyeri pada dada. Namun jangan salah, jika Anda hanya merasakan sedikit nyeri bisa juga mengartikan kondisi yang lainnya seperti gangguan paru-paru atau hanya nyeri otot.

Nyeri dadaBagaimana membedakan antara nyeri dada biasa dengan ciri-ciri sakit jantung? Biasanya nyeri dada disertai dengan sesak napas. Ini bisa terjadi karena kapasitas kerja jantung dalam memompa berkurang dan menyebabkan darah dari paru mengalami penumpukan pada bilik jantung sebelah kiri. Karena darah dari paru tidak dapat dipompa dengan baik ini penumpukan darah juga terjadi pada pembuluh darah di paru dan kemudian merembes menuju aveoli yang mengakibatkan terjadinya pembesaran paru atau edema paru yang dikenal dengan akumulasi cairan yang berada di paru-paru.

Penderita bisa jadi sering mengalami batuk berdahak bahkan disertai dengan bercak darah. Pembesaran tidak hanya terjadi di dua bagian saja namun bisa menjalar ke bagian leher, dada, hati dan limpa. Juga perut akan terlihat membusung dikarenakan terdapat retensi cairan dan begitu pula yang akan dialami oleh kaki atau tangan.

Sakit Jantung atau Indikasi Penyakit Lain?Pada tahap awal sesak napas seperti itu hanya dirasa ketika sedang melakukan aktifitas fisik, mengingat jantung membutuhkan lebih banyak oksigen pada saat itu. Namun seraya penyakit berkembang, rasa sakit bahkan terasa tatkala penderita sedang beristirahat khususnya pada saat berbaring dalam posisi mendatar. Keadaan sesak yang disebutkan tadi dapat diukur dari banyaknya bantal yang digunakan saat beristirahat, semakin banyak bantal yang digunakan untuk menopang menandakan parahnya penyakit yang ia derita.

Pencegahan atau Pengobatan

Tindakan yang dapat dilakukan adalah melakukan pemeriksaan berkala juga konsumsi ‘Sari Buah Mengkudu’ yang akan membantu dalam mengatasi penyakit jantung.

Kandungan Xeronine pada mengkudu dapat mencegah kerusakan pada jantung yang diakibatkan oleh Staphylococcus. Zat tersebut juga terbukti dalam membantu pemulihan sel-sel jaringan pada tubuh yang rusak dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Comments

comments