Mengenal Siklus Menstruasi!

Di artikel sebelumnya yang membahas nyeri haid, kami sudah sedikit menyinggung tentang siklus menstruasi pada beberapa wanita dengan masa yang relatif berbeda. Disini Anda akan mengenal lebih jauh bagaimana siklus ini berlangsung. Buat Anda yang mungkin bingung dengan siklus menstruasi disini kita akan membahasnya dengan sederhana.

Apa sih Menstruasi itu?

Mengenal Siklus Menstruasi!Menstruasi merupakan siklus awal penanda seorang wanita memasuki masa peralihan.

Organ reproduksinya sudah mulai berkembang sehingga dapat menghasilkan sel telur yang jika dibuahi akan menghasilkan keturunan.

Namun perlu diperhatikan bahwa siklus menstruasi itu sendiri terjadi setiap bulan dan ketika sel telur tidak dibuahi maka sel telur itu akan keluar dalam bentuk darah.

Ini adalah proses yang normal bagi seorang wanita mengingat dalam periode beberapa waktu sel yang matang akan mati ketika tidak terjadi pembuahan sehingga tubuh harus mengeluarkannya.

Mungkin timbul satu pertanyaan dalam benak Anda berapa banyak darah yang keluar setiap kali menstruasi? Ini berkisar antara 10 hingga 80 mL per hari. Namun rata-rata mereka yang mendapat menstruasi mengeluarkan darah sebanyak 35 mL per hari. Warna darah biasanya diawali dengan warna merah kehitaman, kemudian beralih menjadi warna merah, seraya waktu berjalan warna darahpun semakin memudar menjadi merah kekuningan, berubah menjadi kuning lalu keruh, hingga pada akhirnya putih bersih tanda menstruasi selesai. Perlu diingat bahwa warna darah setiap orang saat menstruasi tidaklah sama.

Mengingat keluarnya darah ini tidak bisa dikontrol dengan baik Anda memerlukan pembalut guna menyerap keluarnya darah dari organ reproduksi Anda. Pembalut hendaknya diganti sebanyak dua kali dalam sehari guna mencegah terjadinya infeksi dan perkembangan bakteri atau virus. Di zaman yang serba canggih saat ini banyak perusahaan mencetak berbagai jenis pembalut. Misalnya ada pembalut herbal yang dibuat berdasarkan serat tanaman yang bahkan dapat mengobati terjadinya iritasi atau mencegah infeksi dan nyaman digunakan. Adapula pembalut yang dirancang agar pengguna dapat tidur dengan nyaman tanpa khawatir jika darah akan keluar saat Anda tidur dan mengotori tempat tidur Anda.

Memilih Pembalut – Caranya?

Mengenal Siklus Menstruasi!Pembalut dengan ukuran tebal sangat cocok digunakan untuk malam hari atau pada waktu aliran darah terasa deras diwaktu tertentu. Jika memungkinkan pilihlah pembalut bersayap untuk perlindungan maksimal, Anda tentu tidak ingin agar darah anda berceceran kemana-mana bukan? Namun jika Anda yakin bahwa aliran darah yang keluar hanya sedikit, Anda dapat menggunakan pembalut yang lebih tipis.

Anda juga dapat memilih pembalut yang tidak mudah berkerut guna mencegah terjadinya kebocoran atau bahkan ‘slip’. Pastikan agar pembalut yang Anda gunakan memiliki permukaan kering guna memperkecil kelembaban agar tidak menimbulkan iritasi. Pastikan pembalut Anda tidak terkontaminasi oleh debu ataupun polutan lainnya yang dapat menimbulkan infeksi. Pilihlah yang lentur dan lembut untuk kenyamanan Anda.

Mengurangi Nyeri Saat Menstruasi!

Mengenal Siklus Menstruasi!Pada saat menstruasi tubuh Anda mengeluarkan cukup banyak cairan sehingga Anda dapat mengalami dehidrasi. Oleh karena itu Anda membutuhkan asupan cairan pengganti jadi disarankan agar Anda lebih banyak minum guna mengurangi nyeri saat menstruasi berlangsung. Anda juga bisa mencoba untuk meletakkan handuk di area perut bagian bawah guna mengurangi rasa sakit sementara. Hindari godaan untuk minum kopi agar tidak mengalami iritasi pada usus halus. Ganti dengan teh dipadukan dengan mint yang membantu relaksasi. Peregangan setiap pagi dibutuhkan agar sirkulasi darah dapat berjalan lancar. Jika Anda berani mencoba minumlah Prime Noni Juice yang membantu atasi nyeri akibat menstruasi.

Comments

comments