Asal Muasal Mengkudu dan Perkembangannya!

Asal Muasal Mengkudu dan Perkembangannya!Anda mungkin sudah kenal dengan buah yang satu ini, seringkali buah ini digambarkan sebagai buah yang tidak enak dikonsumsi dan bahkan memiliki aroma yang menyengat ketika matang. Pada umumnya banyak yang merasa enggan untuk menyantap buah ini. Tentu saja buah ini tidak enak jika dimakan begitu saja, diperlukan proses pengolahan yang terampil guna mendapatkan sari buah mengkudu yang berkhasiat.

Walaupun buah ini seringkali luput dari perhatian masyarakat tak jarang pula orang yang mengetahui khasiat dibalik kondisi ‘si buruk rupa’ ini! Namun sebenarnya buah ini sudah sangat populer di masa lampau, inginkah Anda mengetahui dari mana asal buah ini? Dan bagaimana buah ini dapat menjadi populer? Mari kita perhatikan asal muasalnya!

Bangsa Polinesia!

Asal Muasal Mengkudu dan Perkembangannya!Berawal dari pengembaraan sebuah bangsa yang berasal dari daerah Asia Tenggara pada tahun 100 Sebelum Masehi. Bangsa itu kemudian mengarungi lautan lalu tiba di sebuah kepulauan yang berada di sekitar Pasifik Selatan dan kemudian di kenal sebagai Polinesia. Pulau ini memiliki pemandangan yang indah, kondisi pantai juga pulau yang bersih membuat para pengembara ini jatuh hati dan memutuskan untuk menetap disana. Rupanya mereka sudah mempersiapkan kebutuhan hidup mereka sewaktu menginjak Pulau Polinesia ini dengan membawa sejumlah hewan dan tumbuhan asal Asia Tenggara guna mempertahankan kelangsungan hidup di Pulau Polinesia.

Adapun tanaman yang mereka bawa berupa stek juga tunas dari tanaman pisang, ubi jalar, talas, tebu, sukun dan mengkudu. Yah jenis mengkudu ini adalah Morinda Citrifolia. Bahkan penduduk Polinesia yang sekarang dikenal sebagai Hawai memandang buah mengkudu ini sebagai buah ajaib dan berkhasiat dalam mengobati berbagai penyakit. Jadi buah ini  tidak hanya dikenal di Asia Tenggara melainkan di Kepulauan Polinesia juga.

Khasiat ‘Noni’ (Morinda Citrifolia)

Asal Muasal Mengkudu dan Perkembangannya!Bayangkan saja, jika sebuah tanaman obat biasanya hanya memiliki khasiat pada salah satu bagian saja. Tapi untuk mengkudu atau noni (Begitulah penduduk Hawai menyebutnya) ini secara utuh dapat menjadi obat. Hebat sekali bukan, tidak hanya buah atau daun yang bisa dimanfaatkan bahkan batang dan akarnya-pun dapat menyembuhkan. Jika Anda penasaran bagaimana bagian-bagian tanaman ini bekerja sebagai obat lebih baik Anda perhatikan keterangan berikut ini!

Akar dari tanaman mengkudu dapat bermanfaat dalam mengatasi  kejang-kejang juga tetanus. Selain itu, akar ini juga berfungsi sebagai tonikum, obat demam dan dapat menstabilkan tekanan darah. Akar dari tanaman mengkudu mengandung Rubiadin, Alizarin 1 Metril Eter, Sterol, Derivat Naptokuinon dan Dhamnachantal. Dhamnachantal merupakan zat anti kanker. Kulit batang (Pepagan) mengkudu juga dapat digunakan sebagai tonikum dan antiseptik untuk luka, pembengkakan pada kulit bahkan borok. Gabungan antara ekstrak akar dan batangnya akan menghasilkan zat pewarna yang disebut morindin (zat pewarna kuning, warna merah juga warna cokelat)

Daun Mengkudu dapat dimanfaatkan dalam penanganan disentri, pusing, kejang usus, muntah dan demam. Kombinasi antara akar, daun dan buah akan menghasilkan ekstrak yang berkasiat sebagai anti cacing. Bisa juga dimakan sebagai sayuran karena mengandung vitamin A yang cukup banyak. Buah mengkudu sendiri memiliki khasiat yang paling beragam ketimbang ketiga bagian lainnya. Fungsi buah ini yaitu untuk peluruh haid dan saluran kemih, pelembut kulit, kejang-kejang, asma, radang selaput sendi, dan gangguan pernapasan. Masih banyak sekali khasiat buah mengkudu seperti dalam penanggulangan penyakit hati, limpa, batuk, cacar dan sariawan.

Sekarang saat-nya untuk Anda mencoba hasil olahan mengkudu berupa Sari Buah Mengkudu atau Noni Juice! Garansi 30 Hari!

Comments

comments